Kisah Ujian Allah Kepada Nabi Daud

Dan sudahkah sampai kepadamu (wahai Muhammad) berita (perbicaraan dua) orang yang berselisihan? Ketika mereka memanjat mihrab (tembok tempat ibadat); (Sad:21)

Iaitu ketika mereka masuk kepada Nabi Daud, lalu dia terkejut melihat mereka; mereka berkata kepadanya: Janganlah takut, (kami ini) adalah dua orang yang berselisihan, salah seorang dari kami telah berlaku zalim kepada yang lain; oleh itu hukumkanlah di antara kami dengan adil dan janganlah melampaui (batas keadilan), serta pimpinlah kami ke jalan yang lurus. (Sad:22)

Sebenarnya orang ini ialah (seorang sahabat sebagai) saudaraku; dia mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina dan aku mempunyai seekor sahaja; dalam pada itu dia (mendesakku dengan) berkata: Serahkanlah yang seekor itu kepadaku dan dia telah mengalahkan daku dalam merundingkan perkara itu. (Sad: 23)

Nabi Daud berkata: Sesungguhnya dia telah berlaku zalim kepadamu dengan meminta kambingmu itu (sebagai tambahan) kepada kambing-kambingnya dan sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang bergaul dan berhubungan (dalam berbagai-bagai lapangan hidup), setengahnya berlaku zalim kepada setengahnya yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal soleh; sedang mereka amatlah sedikit!…(Sad:24)

Sebenarnya kedua-dua lelaki itu adalah malaikat yang diutuskan Allah untuk menegur Nabi Daud. “Wahai Daud”, berkata lelaki itu lalu menjawab, “sebenarnya engkaulah yang sepatut menerima hukuman yang engkau ancamkan kepadaku itu. Bukankah engkau sudah mempunyai sembilan puluh sembilan isteri mengapa engkau masih menyunting lagi seorang gadis yang sudah lama bertunang dengan seorang pemuda anggota tenteramu sendiri yang setia dan bakti dan sudah lama mereka berdua saling cinta dan mengikat janji.” Nabi Daud tercengang mendengar jawapan lelaki yang berani, tegas dan pedas itu dan sekali lagi ia memikirkan ke mana sasaran dan tujuan kata-kata itu, sekonyong-konyong lenyaplah menghilang dari pandangannya kedua susuk tubuh kedua lelaki itu. Nabi Daud berdiam diri tidak mengubah sikap duduknya dan seraya termenung sedarlah ia bahawa kedua lelaki itu adalah malaikat yang diutuskan oleh Allah s.w.t. untuk memberi peringatan dan teguran kepadanya.

…Dan Nabi Daud (setelah berfikir sejurus), mengetahui sebenarnya Kami telah mengujinya (dengan peristiwa itu), lalu dia memohon ampun kepada Tuhannya sambil merebahkan dirinya sujud, serta dia rujuk kembali (bertaubat). (Sad: 24)

Maka Kami ampunkan kesalahannya itu dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang dekat di sisi Kami serta tempat kembali yang sebaik-baiknya (pada hari akhirat kelak). (Sad: 25)

http://nasbunnuraini.wordpress.com/2011/07/25/kisah-ujian-allah-kepada-nabi-daud/

Iklan

Tentang history55education

Blog Education and History Renaissance
Pos ini dipublikasikan di Islami dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s