Optimasi Blog dengan CloudFlare

Di artikel Tips Meningkatkan Kecepatan Loading Web/Blog sekilas saya singgung mengenai CloudFlare. CloudFlare pada hakikatnya adalah situs yang menyediakan layanan CDN (Content Delivery Network / Cloud Delivery Network).

content delivery network or content distribution network (CDN) is a system of computers containing copies of data placed at various nodes of a network. When properly designed and implemented, a CDN can improve access to the data it caches by increasing access bandwidth and redundancy and reducing access latency. Data content types often cached in CDNs include web objects, downloadable objects (media files, software, documents), applications, live streaming media, and database queries.

http://en.wikipedia.org/wiki/Content_delivery_network

Jadi CDN secara sederhana dapat diibaratkan seperti ini: membagi beban pekerjaan dari satu server ke banyak server di banyak lokasi (bahkan negara). Menggunakan CDN berarti akan menyebarkan data dari server utama ke banyak server di berbagai belahan dunia. Konfigurasi ini tentunya sangat menguntungkan dari sisi kecepatan akses data, karena server dan data secara fisik memang tersedia di dalam area lokal yang sama dengan si pengakses.

Bayangkan anda memiliki layanan yg penggunanya dari seluruh provinsi di indonesia. agar tidak membebani satu titik tertentu dan/atau “mendekatkan”  pelayanan ke pengguna (dengan harapan bisa lebih cepat diakses), sebagian content bisa didistribusikan melalui CDN yg tersebar di setiap  provinsi.

Fitur CDN lazim digunakan para korporasi raksasa internet semisal Google, Facebook, Twitter, Amazon, PayPal, dll. Fitur ini harganya memang tidak murah oleh karena itu sebelum 2010 hanya korporasi besar saja yang dapat menggunakan CDN.

Disinilah CloudFlare masuk dan menawarkan CDN untuk semua orang (pemilik web/blog yang dihosting sendiri bukan yang platform gratisan). Mereka menawarkan CDN dengan 2 cara: gratis dan berbayar. Untuk layanan berbayar tentu jauh lebih lengkap daripada yang gratis, namun layanan gratisnya saja sudah lebih dari cukup untuk website dan blog kecil-kecilan (personal blog misalnya).

Keuntungan Menggunakan CDN:

  • Loading situs akan semakin cepat karena server disebar ke berbagai penjuru dunia. Misalnya kita berada di Indonesia, server hosting yang digunakan berada di Amerika, maka dipilih peer location yang paling dekat, misalnya adanya di Jepang atau Hongkong. Apabila dikunjungi dari Irlandia, peer location yang dipilih London umpamanya.
  • Penggunaan CDN juga menghemat pengeluaran atas bandwidth yang digunakan
  • Penilaian dari Google Page Speed pun juga naik lumayan drastis

Keuntungan menggunakan CloudFlare:

  • Tentu saja CDN. Semua keunggulan dari fitur CDN akan anda dapatkan. Testimoni pemakaian CloudFlare saya kutipkan dari sebuah blog:

Now, what about the performance after installing CloudFlare? One word: AWESOME!

Kata-kata saja enggak cukup untuk mendeskripsikan peningkatan performa server. Mesti dilihat sendiri pada saat terjadi peningkatan trafik yang cukup tajam. Dan aku termasuk yang beruntung dapat menyaksikan secara ‘live’ bagaimana performa rajakarcis.com dan lintascafe.com saat mendapat trafik yang luar biasa.

Contoh high traffic situation yang baru saja terjadi adalah pada saat penjualan tiket Justin Bieber dan KIMCHI 2011. rajakarcis.com dan lintascafe.com masing-masing mengalami pelonjakan trafik yang signifikan. Pada saat penjualan KIMCHI 2011 digelar secara online, tak kurang dari 495.000 pengunjung mengakses rajakarcis.com pada pukul 7-8 malam (menurut CloudFlare Analytics).

Apakah saat itu ada keluhan bahwa website rajakarcis.com pingsan? Tak dapat dibuka? Tewas? Nope. None. Sama sekali tak ada. Keluhan yang justru muncul adalah, “mengapa komputer saya dianggap bervirus? Padahal saya sudah pasang anti-virus!”. Ha!

Sungguh luar biasa.

Berbeda jauh dengan saat penjualan tiket AFF atau Bruno Mars, dimana server rajakarcis.com sempat “pingsan” beberapa kali karena dihajar (hits! hehehe) para pengunjung. Padahal jumlah pengunjung saat itu “cuma” 1000-an per jam (mentok disini karena memang keterbatasan spek server), bandingkan dengan penjualan tiket Justin Bieber dan KIMCHI yang semuanya lebih dari 400 ribu pengunjung per jam.

http://tupik.tumblr.com/post/5209163378/cloudflare-murah-meriah-mantap

Testimonial dari blogger-blogger kelas dunia tentang CloudFlare bisa dibaca disini

  • Gratis! Ini dia keuntungan ciamik lainnya. Bagi blogger pemula yang mau coba-coba CDN, CloudFlare menawarkan skema harga gratis. Bagi korporasi menengah bisa ikut skema harga Pro. Bagi korporasi raksasa ada skema Enterprise. Tentu saja semakin mahal harga layanan yang ditawarkan maka semakin lengkap pula fitur yang diberikan. Namun fitur gratisan saja sudah bagus sekali untuk blogger personal atau blogger yang membuka situs jualan online kecil-kecilan
  • Security protection untuk spammer, malware dan botnet zombies. Skema gratisan juga mendapatkan fitur ini (Basic Security Level)) meski tidak selengkap yang diberikan bagi kelas pro dan enterprise. Tingkat agresivitas proteksi bisa disesuaikan: low, medium atau agresive. Jika bot mendatangi blog anda atau ada yang mengakses sebuah blog dari komputer yang terinfeksi virus, maka maka proteksi CloudFlare akan “menantang” mereka untuk melewati “page challenge”. Page challenge tsb bisa dikostumisasi dengan gaya dan bahasa kita sendiri
  • Caching. Fitur caching juga diberikan oleh CloudFlare. CloudFlare bekerja sama dengan developer W3 Total Cache plugin agar bisa bekerja sama dengan baik. Saya yang menggunakan WP Super Cache pun tidak menemui masalah bentrok dengan caching dari CloudFlare
  • Auto Minify untuk CSS, Javascript dan PHP. Fitur ini (sampai artikel ini turun) masih dalam tahap pengembangan (beta). Karena itu masih belum bisa dirasakan efektifitasnya. Sudah saya cek dengan Page Speed dan YSlow untuk fitur ini di blog saya namun masih belum ada perubahan signifikan
  • Hotlink protection. Sebenarnya hotlink protection bisa diaktifkan secara manual dari cpanel, namun bisa juga diaktifkan dari CloudFlare
  • Fitur lain seperti: Google Analytics, IP Geolocation, Browser Integrity Check, Server Side Exclude, dkknya :mrgreen:

Sampai saat ini saya menikmati layanan CloudFlare dengan gratis dan cukup puas dengan performa blog self hosted saya. Namun fitur security harus saya turunkan ke level “Low” sebab rata-rata pengguna internet di negara kita ini komputernya terinfeksi oleh virus dan malware tanpa mereka sadari. Jika tidak diturunkan….bisa-bisa mereka semua harus melewati “Challenge page”. Hanya yang benar-benar parah banget baru ditantang atau bahkan ditolak mentah-mentah oleh  CloudFlare. Moga-moga fitur gratisannya bisa bertahan lama yah mbah Cloud…  becoz i really like youuuuu :mrgreen:

sumber:


Tentang history55education

Blog Education and History Renaissance
Pos ini dipublikasikan di Software, Tutorial dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s